Jangan Ditunda, Raih Keistimewaan Ibadah Umroh Selagi Muda

Menunaikan ibadah umroh membutuhkan kondisi fisik dan kemampuan finansial yang baik. Karena itu, alangkah baiknya jika ibadah ini ditunaikan selagi Anda masih muda. Dengan kondisi fisik yang prima, ibadah akan bisa dijalankan dengan sempurna. Terlebih lagi, beribadah umrah ke Tanah Suci memiliki banyak keistimewaan seperti yang akan diuraikan di bawah ini.

Keistimewaan Ibadah Umroh Menurut Hadist

Bagi umat Islam, tidak ada tempat yang lebih dirindukan selain Tanah Suci. Kerinduan untuk menunaikan ibadah umroh makin besar karena ibadah ini memiliki keistimewaan. Karena keutamaannya itulah, ibadah mulia ini dilakukan oleh para sahabat Nabi baik ketika beliau masih hidup maupun ketika sudah wafat. Berikut ini beberapa keutamaan ibadah umrah berdasarkan hadis Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam.

  1. Nilainya Sama Seperti Berjihad Bagi Wanita

Sama seperti berhaji, pergi menunaikan ibadah umroh juga memiliki nilai yang sama layaknya berjihad di jalan Allah subhanahu wa ta’ala. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis yang artinya:

Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shalallahu alaihi wasallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan umrah.” (HR Ibnu Majah No. 2091, hadis ini shahih sebagaimana dikatakan Syaikh Al Albani.)

  1. Dosa di Antara Dua Umrah Dihapuskan

Keutamaan umrah berikutnya adalah bahwa jika seseorang menunaikan umrah sebanyak dua kali, dosa yang ia perbuat selama masa antara umrah yang pertama dengan yang kedua akan dihapuskan. Hal ini didasarkan pada hadis berikut ini.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Antara umrah yang satu dan umrah yang lainnya itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya’.” (HR Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349)

Menurut pendapat mayoritas ulama, dosa-dosa yang dapat dihapuskan yang dimaksud dalam hadis ini adalah dosa-dosa kecil. Sementara itu, dosa-dosa besar tidak termasuk di dalamnya.

Berdasarkan hadist ini, banyak ulama yang berpendapat bahwa seseorang boleh mempersering atau mengulang-ulang ibadah umroh dalam setahun. Hal ini pula yang membedakan umrah dengan haji. Berbeda dengan ibadah haji hanya bisa dilaksanakan sekali setahun pada waktu tertentu, sementara umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun.

Imam Malik dan sebagian ulama berpendapat bahwa melaksanakan umrah dua kali dalam setahun hukumnya makruh karena Rasulullah shalallaahu alaihi wasallam dan para sahabat tidak pernah melakukannya. Namun, hal itu bukanlah dalil dan Nabi memang menganjurkan umatnya untuk melaksanakan dan memperbanyak umrah, salah satunya dalam hadist pada poin 3 berikut.

  1. Menghilangkan Kefakiran dan Menghapus Dosa

Keutamaan ibadah umroh yang bisa menghapuskan dosa juga ditegaskan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dalam sebuah hadis lain yang artinya adalah sebagai berikut.

Dari Abdullah, Rasululllah shalallahu alaihi wasallam bersabda, “Ikutkanlah umrah kepada haji karena keduanya menghilangkan kemisikinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR An Nasai no. 2631, Tirmidzi No. 810, dan Ahmad 1/87. Menurut Syaikh Al Albani hadis ini hasan shahih).

Keistimewaan Umrah di Bulan Ramadhan

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pernah bertanya kepada seorang wanita Anshar, “Mengapa Anda tidak ikut berhaji bersama kami?”

Wanita itu menjawab, “Kami hanya mempunyai dua ekor unta, yang satu dipakai suami dan anakku pergi berhaji, sedangkan satunya lagi digunakan untuk mengairi kebun.” Kemudian, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memberikan saran dengan mengatakan, “Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umrah karena umrah di bulan Ramadhan senilai haji bersamaku.” (HR Bukhari 1782 dan Muslim 1256)

Hadist tersebut menunjukkan betapa besarnya nilai pahala yang akan diraih jika ibadah umroh dilaksanakan di dalam bulan suci. Karena itulah, paket umrah Ramadhan seperti yang ditawarkan di hayatuntour sangat diminati para calon jemaah.

Namun, terdapat tiga pendapat berbeda tentang keutamaan umrah di bulan Ramadhan berdasarkan hadis ini, yaitu:

  • Pendapat pertama: keutamaan tersebut hanya berlaku khusus untuk wanita Anshar tersebut, tidak untuk orang lain.
  • Pendapat kedua: keutamaan tersebut berlaku juga untuk orang yang sudah berniat untuk pergi menunaikan ibadah haji, tetapi tidak mampu melaksanakannya sehingga diganti dengan umrah di bulan Ramadhan.
  • Pendapat ketiga: keutamaan tersebut berlaku umum untuk seluruh kaum muslimin dan ini merupakan pendapat mayoritas ulama dari keempat madzhab.

Berbagai keutamaan ibadah umroh seperti diuraikan di atas selayaknya menjadi motivasi yang mendorong umat Islam untuk menunaikannya segera selagi muda. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memudahkan niat untuk segera pergi umrah.