Serba – Serbi Perusahaan Tambang di Indonesia

Salah satu pendapatan besar kas negara Indonesia berasal dari usaha pertambangan. Sudah di ketahui sejak jaman nenek moyang kita dahulu bahwasanya di bumi pertiwi ini terkandung banyak kekayaan yang masih terpendam dan belum diketahui banyak orang. Hal tersebut yang mendasari para penjajah dari negara lain berdatangan dan merebut sumber kekayaan negara Indonesia. Namun, hikmah di balik penjajahan tersebut adalah masyarakat Indonesia menjadi tahu tentang cara memperoleh dan mengolah bahan tambang sehingga sumber daya yang ada bisa dimanfaatkan secara efisien.

Jika beberapa jenis usaha seperti konveksi baju, umkm, ataupun kuliner sudah sering kita ketahui mengenai hal – hal yang berhubungan dengannya. Maka kali ini, kita akan memberi tahu mengenai apa saja yang berkaitan dengan perusahaan tambang di Indonesia.

Jenis – Jenis Tambang di indonesia

Berdasarkan material yang dicari, perusahaan tambang di Indonesia dibagi menjadi 4 bagian diantaranya adalah;

  1. Pertambangan batubara

Di negara kita, pertambangan batubara adalah perusahaan pertambangan paling besar daripada jenis lainnya. Tidak hanya karena menghasilkan komoditas yang bermanfaat bagi banyak orang, berupa listrik, solar dan energi. Tetapi, hasil komoditas batubara di Indonesia juga di rasakan manfaatnya sampai ke luar negeri juga.

  1. Pertambangan minyak dan gas bumi

Salah satu sumber energi yang paling dibutuhkan banyak orang adalah minyak dan juga gas bumi. Minyak dan gas bumi selanjutnya diolah menjadi produk siap pakai untuk kebutuhan hidup sehari – hari.  Semua itu digunakan untuk keperluan rumah tangga, perindustrian, serta pembangkit listrik, hingga untuk bahan bakar kendaraan. Di bidang industri, hasil minyak dan gas bumi yang digunakan berupa bahan bakar diesel khusus untuk mesin diesel serta alat pemanas lainnya, minyak tanah dipergunakan untuk traktor, dan minyak pelumas digunakan pada berbagai mesin. Sedangkan untuk pembangkit energi memakai bahan yang digunakan untuk bahan bakar pesawat.

  1. Pertambangan mineral

Hasil barang tambang mineral terbagi menjadi dua, yaitu bahan tambang mineral logam dan bahan tambang mineral nonlogam. Hasil dari bahan tambang mineral juga dimanfaatkan dalam kehidupan sehari – hari. Misalnya untuk perkakas rumah tangga, bahan – bahan bangunan rumah, barang elektronik sampai bahan perhiasan.

  1. Pertambangan bebatuan

Indonesia juga dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam yang beraneka ragam, salah satunya macam batu – batuan. Jenis batu – batuan biasa dipakai untuk membangun sejumlah gedung, serta bangunan yang menunjang aktivitas kegiatan masyarakat Indonesia.  Bahkan jenis batu – batuan di Indonesia yang beraneka ragam ini juga menjadi salah satu pilihan perhiasan yang sering dipakai oleh masyarakat.

Tahapan – Tahapan Dalam Pertambangan

Sesudah mengetahui jenis – jenis pertabangan di negara ini, maka akan lebih lengkap jika dapat mengetahui beberapa tahapan yang harus di lalui sebelum didapatkan hasil tambang yang sangat berharga tinggi. Baiknya, sekarang ini proses pertambangan sangat terbantu oleh adanya fasilitas alat – alat modern sehingga lebih cepat dalam proses pencarian sekaligus pengolahannya. Beberapa proses pertambangan diantaranya adalah;

  1. Mencari calon biji

Langkah pertama ini yakni mencari beberapa mineral, fosil, logam mulia, atau mineral lain. Tahapan untuk pencarian calon biji dimulai ketika awal melintasi daerah, mencari tanda – tanda adanya mineralisasi sampai mendulang tempat yang sudah dirasa menjadi sumber calon biji yang tepat.

  1. Menganalisis potensi

Tahap ini merupakan tahapan dari rencana perusahaan tambang untuk memutuskan berinvestasi atau tidak pada lahan tambang yang selanjutnya akan digali. Analisis potensi investasi tambang adalah suatu langkah yang sistematis dan biasa dilakukan untuk mengevaluasi potensi keuntungan pada tiap proyek penambangan.

  1. Ekstraksi bahan

Tahap selanjutnya yaitu melakukan proses eksekusi untuk dilakukan penggalian dari setiap bahan yang diinginkan. Kegiatan ini biasanya akan menghasilkan hal yang ekonomis maupun tidak ekonomis. Seperti adanya limbah yang dihasilkan misalnya.

  1. Reklamasi akhir tanah

Setelah sumber daya alam dieksploitasi, tahapan sesudahnya yaitu pengusaha atau pemilik perusahaan tambang harus bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang terjadi dari kegiatan penambangan. Mereka bertanggung jawab untuk mengembalikan lingkungan yang sudah dieksploitasi agar kembali kondisiseperti semula.

Contoh Perusahaan Tambang di Indonesia

Dibawah ini terdapat beberapa perusahaan pertambangan beserta prestasi yang di peroleh;

1. Perusahaan pertambangan dengan pembayar PNBP terbaik

– Tambang Mineral: PT Agincourt Resource, PT J Resources, PT Aneka Tambang, Tbk.

-Tambang Batubara: PT Kideco Jaya Agung, PT Bukit Asam, Tbk,  PT Kaltim Prima Coal.

2. Perusahaan pertambangan yang mengelola lingkungan dengan baik

– Tambang Mineral: PT Vale Indonesia, PT Nusa Halmahera Minerals, PT Meares Soputan Mining

– Tambang Batubara: PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro Indonesia, PT Bukit Asam, Tbk

3. Perusahaan pertambangan dengan pembayar PNBP terbesar

– Tambang Mineral: PT Freeport Indonesia dengan nilai Rp 4,2 triliun, PT Amman Mineral Nusa Tenggara dengan nilai Rp 412,18 miliar dan PT Aneka Tambang, Tbk dengan nilai Rp 390,89 miliar.

– Tambang Batubara: PT Kaltim Prima Coal dengan nilai Rp 6,5 triliun, PT Adaro Indonesia dengan bilai Rp 5,0 triliun, PT Kideco Jaya Agung dengan nilai Rp 3,3 triliun.

Meski demikian, peran usaha – usaha kecil lain di Indonesia juga sangat mempengaruhi perekonomian negara. Bahkan antar satu perusahaan dengan perusahaan lain tetap  bisa bekerja sama meski kelihatan tidak berkorelasi. Contohnya perusahaan tambang batu bara tetap bisa melakukan kerja sama dengan perusahaan konveksi baju guna menyediakan seragam kerja khusus bagi para pekerjanya.