Pintu rumah minimalis

Belum banyak orang mempertimbangkan jenis pintu rumah secara mendetail. Hal ini dibuktikan dengan keseragaman pintu yang banyak sekali ditemui di berbagai tipe hunian masyarakat Indonesia. Padahal bagian tersebut memiliki peran krusial bagi bangunan. Sarana keluar masuk penghuni, kunci keamanan rumah ketika sedang ditempati atau tidak, hingga mensupport desain bangunan agar nampak solid dan berkarakter.

Varian pintu sendiri banyak sekali macamnya, dan beberapa diantaranya cocok diaplikasikan pada rumah tipe minimalis. Beberapa aspek yang dipertimbangkan dalam pemilihan ini ialah, efisiensi pintu, bentuk yang menyesuaikan lebar dinding, kekuatan keamanan, dan terakhir style terbaru supaya bangunan nampak modern.

Varian pintu rumah minimalis recommended

Pixabay.com

Di bawah ini, akan disebutkan 7 jenis pintu yang cocok anda pertimbangkan untuk dipasangkan di rumah. Tanpa basa-basi, langsung saja simak penjelasannya berikut ini:

  1. flush door

Pilihan pertama yaitu flush door. Material kayu yang dibubuhi ukiran sederhana di sepanjang sisinya ini memang nampak simple dan sederhana, sesuai dengan harganya nan ekonomis. Namun begitu, ia sangat cocok disandingkan dengan teras berkonsep simple ataupun dipakai untuk ruangan-ruangan kamar.

Ciri khas pintu ini ialah bentuk cembung bagian atas, memberikan nilai artistik klasik pada bangunan. Bentuk ini membuat teras minimalis nampak tinggi dan lebih luas, satu daun pintu yang dimilikinya seakan menyempurnakan penyesuaiannya dengan konsep hunian minimalis.

  1. folding door

apabila anda ingin menghemat ruangan ekstra untuk ruang tamu, folding door adalah solusi. Jenis ini tidak membutuhkan space untuk daun pintu, bila ingin membuka atau menutup, tinggal digeser. Simple sekali, bukan?

Di Indonesia, jenis folding door memang masih kalah dibandingkan dengan pintu dua daun yang sangat populer. Namun, justru sebab masih jarang, rumah dengan folding door nampak istimewa dan unik.

Kini folding door memiliki varian material yang beragam, mulai dari kayu jati, fiberglass, hingga kaca. Secara umum, pintu ini cocok dipakai sebagai pintu utama, dan kurang tepat dipasang pada kamar. Adopsi jenis folding door pada hunian termasuk baru karena sebelumnya ia biasa dipakai pada perkantoran.

  1. pocket door

Mungkin, pintu jenis ini akan mengingatkan anda pada bentuk-bentuk pintu rumah di jepang atau korea klasik. Pocket door juga tidak kalah bersaing dengan pintu-pintu kontemporer, karena kini ia kembali dimodifikasi menggunakan material kayu atau kaca.

Cara penggunaan pocket door sendiri hampir sama dengan folding door karena sama-sama digeser. Perbedaannya, folding door hanya memiliki satu sisi sedangkan pocket door memiliki dua sisi jadi lubang pintu akan sangat lebar ketika keduanya dibuka.

Kini, pocket door hadir dengan permainan warna yang beragam sehingga membuat rumah minimalis menjadi sangat unik. Pocket door juga dilengkapi dengan trek rolling di dalam dinding, sehingga desainnya tidak nampak dari luar.

  1. pintu kayu tunggal

Pilihan selanjutnya yakni pintu kayu dengan satu daun pintu. Biasanya ini memang alternatif untuk menyiasati rumah minimalis agar dinding nampak lebih lebar. Sampai saat ini, jenis ini masih menjadi paling umum digunakan di Indonesia. Selain diaplikasikan sebagai pintu utama, ia cocok dipakai di berbagai ruangan mulai kamar tidur hingga kamar mandi.

Para peminat pintu kayu umumnya tidak menambahkan varian warna kecuali corak alamiah kayu yang dikuatkan dengan lapisan plitur. Hal ini dikarenakan, warna natural kayu sangat indah dan memberikan kesan alami dan mewah pada tiap bagian rumah.

  1. fiberglass door

Meskipun pintu figerglass biasanya identik digunakan pada rumah mewah non-minimalis, bukan berarti ia tak cocok bila diterapkan bagi hunian yang berukuran lebih kecil. Pintu yang merangkap jendela ini memang juara dalam memberikan kesan glamour dan mahal, barangkali itulah alasannya mengapa material fiberglass tidak pernah ditinggalkan kendati memiliki tingkat korosi tinggi.

Fiberglass sendiri dirancang khusus bagi pintu utama karena desainnya yang besar dan agak berat. Umumnya, jenis pintu ini menggunakan kayu jati atau jenis lain yang berkualitas tinggi, jadi dijamin furnitur tersebut akan awet dan tahan terhadap berbagai cuaca.

  1. methal door

Pintu methal sangat cocok bagi para penyuka nuansa modern dan anti-mainstream. Pintu yang dibuat dari bahan metal ini bisa didesain sedemikian rupa, namun penampakan modern dan cenderung futuristik nya akan selalu menonjol.

Kelebihan pintu ini tentu saja tidak dapat lapuk dan aman dari serangan rayap. Methal door bagi rumah didesain sedemikian rupa sehingga tidak berat ketika dibuka atau ditutup. Namun demikian, harga pintu metal masih cukup tinggi dibandingkan jenis lainnya dan untuk menemukannya pun cukup sulit.

  1. pintu kaca

Pixabay.com

terakhir, opsi pintu kaca dengan berbagai varian bentuknya, mulai dari polos, kombinasi galvalum bersekar vertikal, horizontal, atau persegi semuanya nampak elegan bagi rumah berpintu kaca.

Namun yang terpenting ialah proteksi keamanan terbaik dari tindakan-tindakan kejahatan yang sangat mungkin mudah masuk jika pintu kaca tidak dilapisi keamanan lain. untuk menghindari hal yang tidak diinginkan ini, ada baiknya memilih kaca gelap yang tidak tembus pandang dari luar. Cara lain ialah merapatkan pintu pagar atau memasang alarm jika kaca dipecahkan secara paksa. Pintu kaca tidak direkomendasikan bagi anda yang sering beraktifitas di luar rumah.